Kamis, 30 Juli 2009

PELATIHAN PEMBANGKITAN ENERGI METAFISIKA MANUSIA

KATUMBIRI BOGOR:
Untuk memperoleh Energi Metafisika dengan cepat, aman dan nyaman tanpa harus berpuasa, tanpa harus wiridan yang panjang dan melelahkan, tanpa harus melakukan ritual-ritual tertentu, serta tanpa olah gerak atau olah nafas yang memerlukan yang lama.
Maka dengan ini Saya, Kang Agus Jati Permana, mempersembahkan :
"PELATIHAN PEMBANGKITAN DAN PENGAKTIFAN ENERGI METAFISIKA MANUSIA" (Untuk semua insan manusia tanpa membedakan Jenis Kelamin, Suku, Agama, Ras, Antar Golongan dan Keyakinan).
Selama kurang lebih 15 s.d 20 menit, seluruh simpul-simpul energi sahabat akan saya bangkitkan dan saya aktifkan.
Dalam proses pembangkitan / pengaktifan, saya tidak memegang, memijit atau menyentuh tubuh sahabat. Sahabat hanya disarankan berdoa (berzikir) dalam hati mulai dari awal sampai akhir proses pembangkitan.
Perasaan santai, damai, tenang, aman dan nyaman akan menyertai sahabat dalam proses pembangkitan ini.
Bagi yang sudah terbuka, maka energinya semakin kuat sehingga memudahkan dalam menjalani kehidupan dengan lebih baik dan dapat menangkal hal-hal negatif yang berkekuatan besar dan secara otomatis akan meningkatkan kualitas jatidiri (The Real Self).
Metode yang digunakan bukan melalui pengisian atau transferan (gotri, rajahan, susuk, jimat, bunga-bungaan, kemenyan dsb) melainkan pembangkitan energi manusia yang sudah ada sejak manusia lahir, jadi tidak ada unsur penggunaan makhluk halus seperti jin, khodam dan lainnya.
Sahabat akan dapat merasakan adanya aliran energi metafisika dalam tubuh saat proses pembangkitan dan pengaktifan energi metafisika. Sahabat dapat merasakan seperti adanya getaran setrum merambat halus, merasakan hawa hangat, dingin atau sejuk, kulit terasa menebal, melihat berbagai cahaya atau warna atau sensasi–sensasi lainnya.
Setelah proses pembangkitan dan pengaktifan, biasanya sahabat langsung merasakan ketenangan, kenyamanan, kedamaian dalam hati. Hal ini berguna sekali sebagai terapi penyembuhan bagi sahabat yang merasa galau, kecewa, sakit hati, stress, depresi dan emosi-emosi negatif lainnya.
Usai pembangkitan dan pengaktifan, maka akan diadakan beberapa praktek untuk membuktikan telah bangkitnya Energi Metafisika tersebut. Sahabat akan dibimbing langsung dan tidak ada istilah "NANTI BISA DI RUMAH". Setelah itu, sahabat akan diberi buku diktat tentang cara pen-charge-an dan pemanfaatan Energi Metafisika yang telah dibangkitkan/diaktifkan.
ADAPUN MANFAAT PEMBANGKITAN DAN PENGAKTIFAN ENERGI METAFISIKA yaitu Memancarkan aura, langsung merasakan ketenangan bathin, badan lebih segar dan bugar, bertahap sembuh dari penyakit yang diderita, membantu membersihan tubuh eterik dan astral, mempunyai kemampuan dalam bidang penyembuhan, kemampuan menarik hati seseorang (asihan), dapat memproteksi secara ghaib anak, istri, suami, rumah, toko, kendaraan dll sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, melariskan usaha/ bisnis, dapat mendeteksi karakter seseorang, lawan bisnis, jujur bohongnya seseorang, menyeleksi karyawan, bagi wanita dapat mencegah dari pelecehan seksual bahkan pemerkosaan, memprogram beladiri, meningkatkan daya keselamatan (dites tusuk, bacok, iris), menarik energi alam (energi matahari, bulan, laut dsb), meditasi terawangan, meraga sukma, serta teknik meditasi suwung untuk mengenal jati diri kita.
Untuk meraih hasil yang maksimal, diharapkan semua itu tidak dilandasi oleh ilmu yakin tetapi harus dilandasi oleh ilmu ikhlas dan ilmu pasrah. Ikhlas dan pasrah disini adalah kondisi dimana kita masuk ke gelombang alpha / alpha state atau relaksasi/ketenangan. Setelah kita masuk ke alpha state, kita memvisualisasikan dengan sejelas-jelasnya apa yang kita inginkan.
Proses ini jangan dipaksakan. Semakin kita memaksakan kehendak kita semakin kecil energi metafisika dan daya pengaruhnya. (Biarkan energinya mengalir seperti air yang tenang namun dalam, seperti berhembusnya angin yang sepoi-sepoi namun dahsyat).
Manfaat yang terpenting dan terbesar dalam pembangkitan dan pengaktifan Energi Metafisika serta keilmuan lainnya di KATUMBIRI BOGOR adalah timbulnya keyakinan, kepasrahan dan ketakwaan kita terhadap TUHAN YANG MAHA ESA bahwa mempunyai ilmu metafisika yang hebat adalah merupakan ANUGRAH YANG BENAR-BENAR ADA dan BERMANFAAT sehingga kita senantiasa mendapatkan ketenangan jiwa raga karena kita senantiasa ada dalam lindungan TUHAN YANG MAHA KUASA.
CATATAN :
BIAYA PELATIHAN adalah semampunya dan seikhlasnya anda.
(Salam... Kang Agus KATUMBIRI BOGOR). .

Rabu, 29 Juli 2009

PELATIHAN TETHA HEALING

Katumbiri Bogor :
TETHA HEALING adalah suatu metode penyembuhan yang cukup dahsyat dan bisa diterapkan untuk segala jenis penyakit.
Terapi ini garis besarnya adalah menyalurkan energi penyembuhan melalui gelombang tetha.
Terapi penyembuhan ini bukan di maksudkan untuk menggantikan pengobatan ala barat tetapi sebagai pelengkap (walau banyak juga yang tidak sembuh oleh pengobatan ala barat tapi sembuh oleh terapi tetha healing).
Tetha healing membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit Medis (badan raga), Non medis (jalur-jalur energi di badan eterik dan astral), maupun Psikis (badan mental/jiwa).
Bagi anda yang sudah pernah mengikuti pembelajaran metode penyembuhan lainnya maka TETHA HEALING bisa dijadikan "senjata" baru untuk mengatasi berbagai penyakit anda atau pasien anda.
Hal ini kami katakan karena kami telah berpengalaman dalam melakukan terapi penyembuhan dengan menggunakan TETHA HEALING.
TETHA HEALING memiliki konsep, “Mengaktivasi energi pasien dengan menggunakan energi terapis pada gelombang tetha di tubuh eterik pasien dalam hitungan detik lalu biarkan tubuh dan energi pasien yang akan menyembuhkan dirinya sendiri”.
Dalam proses penyembuhan ini, badan pasien yang diaktivasi akan bereaksi seperti langsung merasakan ketenangan bathin, badan menjadi rileks, tenang, damai, tertidur, menangis, atau muntah, bahkan tubuh bisa bergerak sendiri, menggigil, bergetar, berkeringat, ataupun sensasi-sensasi lainnya seperti merasakan hawa dingin, merasakan hawa hangat, adanya getaran energi seperti rasa semut menjalar atau rasa setrum halus, melihat cahaya dll.
Anda tidak perlu khawatir, itu adalah bagian dari proses detoksifikasi energi negatif penyakit pasien (beda penyakit beda pula sensasinya) dan juga dikarenakan tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk memperbaiki serta menyembuhkan dirinya sendiri.
Adapun keunggulan dan keampuhan TETHA HEALING dalam proses penyembuhan penyakit antara lain yaitu :
1. Dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja secara mudah dengan hasil menakjubkan bahkan efeknya seringkali seketika.
2. Dapat diterapkan untuk segala penyakit medis, non medis dan psikis. Merupakan metode penyembuhan holistik (menyeluruh) mencakup pikiran, tubuh dan jiwa (mind, body & soul).
3. Bisa dilakukan tanpa perlu menyentuh tubuh pasien hingga puluhan menit atau berjam-jam lamanya.
4. Penyakit-penyakit yang bisa diterapi antara lain : rematik, prostat, jantung, vertigo, stroke, kanker, syaraf terjepit, lumpuh, cedera otot, traumatis, luka bathin, stress, depresi, autis, kecanduan narkoba, homoseksual atau lesbi dan berbagai jenis penyakit lainnya.
Materi TETHA HEALING mencakup :
1. Tehnik mendeteksi penyakit medis, non medis serta psikis memakai teknik pendulum atau teknik chikung/prana.
2. Teknik perlindungan diri dari energi negatif (penyakit).
3. Tehnik memutus energi negatif / penyakit pasien (agar tidak menempel, mempengaruhi atau menulari terapis).
4. Penyembuhan ke orang lain.
5. Penyembuhan massal (banyak pasien).
6. Penyembuhan untuk jarak jauh (seorang atau pun massal).
7. Penyembuhan diri sendiri.
Selain mengajarkan TETHA HEALING sebagai metode utama dalam ilmu penyembuhan, kami juga mengajarkan dan membimbing anda dengan berbagai teknik penyembuhan lainnya. Teknik-teknik ini cukup penting karena bisa di gunakan juga sebagai terapi penyembuhan pelengkap. Dengan materi tambahan ini, anda diharapkan tidak perlu lagi mengikuti pelatihan penyembuhan yang lain sehingga anda bisa berhemat waktu dan uang.
Adapun materi tambahan yang kami ajarkan meliputi :
1. Teknik penyapuan dan pengambilan energi negatif di badan eterik dan astral pasien.
2. Teknik pengumpulan dan penyaluran Prana / Chi untuk memperkuat proses penyembuhan.
3. Metode penyembuhan dengan transfer energi dan pemindahan penyakit ke suatu media.
4. Tehnik penyembuhan diri sendiri (self healing) dengan gerakan-gerakan Yoga yang sederhana namun telah teruji untuk memperingan bahkan menyembuhkan berbagai penyakit.
6. Sebagai bonus anda akan diberi sebuah jarum ghaib (dan cara mempraktekkannya) yang akan berguna untuk memperbaiki jalur-jalur meridian pasien yang terganggu.
Catatan : BIAYA PELATIHANNYA Rp. 500.000,-
(Salam....Kang Agus KATUMBIRI BOGOR)

Senin, 27 Juli 2009

ILMU KEMATIAN: BELAJAR MATI SEBELUM MATI

SEBELUM MEMBACA, MOHON DIKOSONGKAN DULU GELAS ANDA. TERIMA KASIH.
KATUMBIRI BOGOR :
Jika ada seseorang manusia yang sudah merencanakan dan mempersiapkan kematiannya jauh-jauh hari maka ia sebetulnya adalah seorang yang cerdas karena ia sudah mempunyai visi jauh kedepan.
Apalagi jika ia sudah mempunyai rencana, persiapan, impian atau cita-cita bahwa kematiannya harus menjadi sebuah peristiwa kematian atau akhir hayat yang indah.
Wah,.... sungguh cerdas sekali.
Karena ia tahu kematian adalah satu kunci menuju ke sebuah level kehidupan yang lebih tinggi lagi.
Kehidupan abadi yang penuh kedamaian.
Sahabat, Berkaca pada hal tersebut, dalam dunia spiritual (tarikat) ada sebuah ujaran yang mengatakan “Antal Maut Qoblal Maut” yang artinya belajar mati sebelum mati.
Mengapa perlu belajar mati dan belajar ilmu kematian?
Karena itu adalah wahana untuk mengenal sang jati diri yang sesungguhnya (The Real self) dan untuk mengenal Sang Maha Kuasa (The Higher Self).
Diperkuat oleh sebuah pepatah yang mengatakan “Barang siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya dan barang siapa yang telah mengenal Tuhannya maka merasa bodohlah ia dihadapan-NYA”.
Sahabat, Dalam hal ilmu kematian atau ilmu belajar mati sebelum mati, akan dituntun bagaimana tahapan-tahapan mati sebelum mati.
Yang pertama adalah belajar mencintai fisik kita dari ujung rambut sampai ujung kaki lalu belajar mengenal sifat-sifat kita dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Lalu kita belajar mengetahui apa yang dimaksud dengan JIWA, apa hubungannya antara jiwa dan fikiran?... seperti apa rupa jiwa dan ada berapa jiwa kita tersebut. Apa peranannya bagi kehidupan kita?
Selanjutnya mengenal apa dan seperti apa rupa RUH pribadi kita?
Setelah itu akan dituntun bagaimana kita belajar mati sebelum mati dengan latihan mengeluarkan jiwa-jiwa kita melanglang buana menuju dunia luar (mikrokosmos) lalu masuk ke dunia dalam (makrokosmos).
Manusia adalah makrokosmos karena jiwa manusia lebih luas daripada alam semesta.
Kita juga akan belajar menutup pintu-pintu hawa nafsu dan menyatukannya di alam suwung.
Keikhlasan dan kepasrahan total sangat penting peranannya. Hal ini dipandang penting karena di saat itulah ikhlas dan pasrah adalah kuncinya. Tanpa itu kita akan gagal dalam tahapan ini.
Sahabat, pernahkah terbersit pertanyaan yang berasal dari lubuk hati kita sendiri tentang dari apa dan darimana sejatinya asal kita?...
Posisi kita di dunia dan Tuhan?...
Yang terpenting, jika sakratul maut menjemput kita, jalan manakah yang akan ditempuh Ruh dan jiwa saat akan meninggalkan tubuh jasad?...
Bagaimana dengan nafas kita?...
Apa hubungan antara nafas dengan ruh dan jiwa kita saat menghadapi sakratul maut?...
Berpisahkah atau menyatukah dengan ruh dan jiwa menuju keabadiaan?...
Apakah ruh dan jiwa keluar lewat ubun-ubun?... berlubanglah ubun-ubun kita.
Apakah lewat kepala?... pecahlah kepala kita.
Lewat telingakah, matakah, hidungkah, mulutkah, perutkah atau duburkah?.... itu semua jalannya kotor dan najis.
Lalu lewat manakah jalannya?......
Sahabat, Pada saat jiwa-jiwa kita keluar dari tubuh fisik, semua orang hampir mempunyai pengalaman yang sama. Termasuk bergerak masuk ke dalam terowongan kosong atau gelap menuju cahaya terang, bertemu dengan cahaya diatas cahaya, Nur Muhammad, masuk ke alam suwung sehingga merasa betah, tenang dan damai, merasa dikelilingi perasaan penuh cinta, dan sangat rindu berada di sana. Dan saat kita kembali ke alam realita, kita pasti sangat terpengaruh oleh perasaan ini sepanjang sisa hidup kita.
Sahabat, Pengalaman menjelang kematian atau belajar mati sebelum mati adalah sebuah peristiwa yang sangat mendalam, dimana hampir semua orang berubah setelahnya.
Seorang yang jarang/tidak berbuat kebaikan akan berubah menjadi seorang yang mengabdi kepada sesama.
Kesehatan fisik dan jiwa mereka juga akan membaik, masalah mental spiritual juga terselesaikan.
Sahabat, Kebanyakan orang yang mengalami mati sebelum mati tidak akan bertanya lagi apakah Tuhan ada.
Mereka tahu Tuhan ada.
Saat kita hidup di bumi, kita sering kehilangan hubungan dengan Tuhan. Kita sering lupa akan keberadaan-Nya.
Tetapi, setelah melewati proses mati sebelum mati, kita akan terhubungkan kembali dengan-NYA dengan sangat erat sekali.
Penuh cinta kepada-NYA.
Tauhid Al Wujud.
Insya Allah kita akan mengenal dengan lebih baik lagi dengan Sang Jati Diri kita. Suatu hal yang teramat penting yang ada dalam diri kita. Yang akan menentukan nasib kita pada saat kematian yang sesungguhnya terjadi.
Sahabat, dalam belajar mati sebelum mati, kita akan belajar mengetahui asal kita dari mana?... siapa sesungguhnya diri kita?... untuk apa dan untuk siapa kita hidup?... apa peranan kita didunia?... bagaimana kita berbuat pada hidup dan kehidupan?... serta kemana kita akan berpulang kelak dan bagaimana caranya?... Ada apakah disana?... selamatkah kita disana?... tenang dan damaikah kita disana?...
Sahabat, dalam belajar ilmu kematian di Katumbiri Bogor, sahabat akan diberitahu rahasia atau tanda-tanda jika akan "berangkat" menuju alam sana. Sahabat akan diberitahu tanda 1 tahunnya, 6 bulannya, 3 bulannya, 40 harinya, 20 harinya, 3 harinya, dan jam keberangkatannya. (ini syariatnya, tetap hakikatnya hanyalah TUHAN YME yang tahu dan yang menentukan karena biar bagaimanapun kematian adalah rahasia-NYA).
Hal ini penting guna mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya menyongsong kematian kita. Maka sebelum kita mati, kita diharapkan dapat bersuci terlebih dahulu, berbuat baik, meminta maaf kepada handai taulan, semakin rajin beribadah meminta ampunan kepada-NYA, meminta keselamatan dunia dan akhirat kepada-NYA. Semuanya kita serahkan sepenuh hati, seikhlas-ikhlasnya, sepasrah-pasrahnya kepada Tuhan YME Sang Pencipta dan Penguasa Alam Semesta.
Sahabat, Belajar mati sebelum mati adalah sebuah keyakinan yang kontroversial dan ini semua berpulang kepada keyakinan kita masing-masing tetapi harap diingat bahwa kita diharuskan belajar selama kita masih hidup sampai kita mati. Sekali lagi BELAJAR.
Dan dengan belajar ilmu kematian (belajar mati sebelum mati) adalah sebuah ilmu spiritual yang seharusnya kita pelajari dan kita laksanakan selagi kita masih hidup dengan benar, konsisten dan persisten sehingga kita bisa mengartikan dan melaksanakan serta membenarkan sebuah dalil yaitu Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un (Asal dari Allah, akan kembali ke Allah dan akan disempurnakan oleh Allah.
Catatan:
Sahabat, jadilah manusia cerdas, manusia yang mempunyai visi jauh ke depan dan mari kita bersama-sama belajar menjadi manusia yang baik dan belajar mati sebelum mati guna mempersiapkan kematian kita sejak sekarang. Bersiap kembali kepada-NYA dengan penuh keindahan dan kedamaian. Amin Ya Robbal Alamin.
Sahabat, Belajar mati sebelum mati adalah ilmu bagaimana menurunkan gelombang otak secara bertahap dari gelombang BETHA s.d DELTA dan terakhir dan berakhir di gelombang EPSILON (semakin rendah frekuensi otak, otak akan menjadi semakin jernih, semakin hening, stres hilang, kita menjadi semakin bahagia, kesehatan meningkat dan inspirasi serta ide yang kita peroleh, kualitasnya akan semakin baik pula).
Sahabat, belajar mati sebelum mati adalah tingkatan zikir yang tertinggi yaitu zikir ruh (pertama zikir jahar, zikir khafi, zikir sirr dan zikir ruh).
Sahabat, HARUS DI INGAT DAN DIMENGERTI! jangan sampai salah paham dan salah mengartikan bahwa setelah kita belajar ilmu kematian, ilmu kasampurnaan, ilmu manunggaling kawula gusti kita langsung bisa mengenal TUHAN secara DZAT dan memanunggalkan ruh kita ke DZAT. Itu tidak tepat.
DZAT TUHAN adalah DZAT LAESA KAMISLIHI SAI'UN. Sebuah DZAT yang tiada bandingannya. DZAT yang langgeng, hakikatnya hakikat. Adanya DIA hanyalah DIA yang tahu dan mengerti.
Jangankan kita sebagai manusia, nabi dan malaikatpun takkan mampu melihat dan memikirkannya.
Kita hanya mampu memanunggalkan ruh kita dengan perpaduan DZAT dan SIFAT TUHAN.
Memanunggalkannya di tepian cahaya diatas cahaya.
Melebur ditepian Nurrin Alla Nurron.
Sekali lagi, manunggal bukan ditingkat DZAT. Manunggal hanya pada Tuhan yang bersemayam dalam kalbu diri kita (Perpaduan Dzat dan Sifat Tuhan) bukan dengan DZAT TUHAN YANG MAHA ESA, Tuhan Sang Pencipta, Pemilik dan Penguasa Alam Semesta.
Jika diibaratkan, kita ga usah tau pusatnya samudra dimana, dalamnya samudra berapa, luasnya samudra, samudra terdiri dari apa, ga penting. Yang penting kita hanya membuang air kopi di tepian pantai, air kopinya hilang tak berbekas, menyatu, manunggal dengan samudra walau hanya ditepian pantai, walau hanya di buihnya saja. Hilang. Moksa. Tapi ingat, Tuhan bukan samudra. Itu hanya siloka saja.
Sahabat, sekali lagi diingatkan bahwa setelah kita sudah belajar dan mengetahui ilmu kematian, ilmu kasampurnaan, ilmu manunggaling kawula gusti bukan berarti kita menafikan atau meninggalkan syariat agama.
Jangan begitu.
Kita harus tetap berjalan tegak diatas TAUHID. Menjalankan setiap perintah-NYA dan menjauhi larangan-NYA.
Sahabat, belajar mati sebelum mati tidak sama dengan bunuh diri. Belajar mati sebelum mati adalah wahana untuk mengenal Sang Jati Diri dan TUHAN serta memanunggalkannya dalam cinta karena cinta. Sedangkan bunuh diri....??? wah.. wah.. wah.. jangan pernah berniat apalagi melaksanakannya. Dosa besar.
Sahabatku semua,... RENUNGKANLAH dan ambillah sisi positif kata-kata diatas.
Semoga bermanfaat.
NB 1:
Bagi sahabat yang ingin berdiskusi, mengetahui secara mendalam atau sama-sama belajar (karena sampai saat inipun saya, Kang Agus, masih terus belajar), kita saling asah saling asih saling asuh, silahkan datang ke gubuk saya di kota Bogor. Dengan senang hati saya menerima kedatangan anda.
Berapa biaya pelatihannya kang?...
Terserah anda.
Semampunya anda.
Seikhlasnya anda.
Yang terpenting terjalinnya tali silaturahim, menjadi sahabat, menjadi sebuah keluarga.
NB2:
-Carilah guru yang bertanya pada murid. Bukan murid yang bertanya kepada guru.
-Carilah guru yang mampu menjelaskan sejelas-jelasnya dan dapat mempraktekkan ilmunya (soalnya banyak yang pandai berteori tentang ilmu manunggaling kawula gusti tapi pas ditanya prakteknya gimana ehhh ga bisa mempraktekkannya. Hadeuuh capek deh).
-Dan carilah guru yang nyumput buni di nu caang (guru yang bersembunyi, yang tak terlihat ditempat yang terang).
Carilah sampai ketemu.
Minta petunjuknya, minta ilmunya, minta prakteknya.
Ambil manfaatnya dan amalkanlah. Mumpung nafas masih dikandung badan.
(Salam...Kang Agus Katumbiri Bogor).

Minggu, 26 Juli 2009

ILMU KASAMPURNAAN

SEBELUM MEMBACA, MOHON KOSONGKAN GELAS ANDA DULU. TERIMA KASIH.
KATUMBIRI BOGOR :
KASAMPURNAAN didapat dengan cara tapa/semedi adalah sebagai pemantapan sedangkan ILMU adalah sebagai pendukung.
Tapa tanpa ilmu tidak akan berhasil dan bila ilmu tanpa tapa/semedi rasanya hambar. Tidak akan memberi hasil.
Berhasil tidaknya tergantung penerapannya. Sabar dan tawakal adalah pintu gerbangnya. Rasa Sejati adalah kuncinya. Cahaya di atas cahaya (Nurrin Alla Nurron) adalah jalannya.
Antal Maut Qoblal Maut.
Belajar mati sebelum mati.
Semua itu adalah rahasianya rahasia untuk menemukan Sang Jati Diri (The Real Self) dengan Tuhan (The Higher Self).
Manunggal.
Manunggaling kawula lan Gusti.
Menyatu.
Ghaib dengan Sang Maha Ghaib.
Ruh dan Maha Ruh.
Menyatu tapi bukan satu tetapi bukan juga dua.
Manunggal kita sebagai makhluk dengan Khalik (kita tetap makhluk dan bukan Khalik).
Manunggal bukan ditingkat jasad/materi tapi ditingkat RUH.
Manunggaling kawula dan Gusti dalam cinta.
Tauhid Al Wujud.
Sahabatku semua, dengan mengetahui Ilmu Kasampurnaan, bukan berarti kita sempurna, justru kita patut merendahkan hati bahwa sebenarnya kita sebagai manusia biasa masih belum sempurna.
Jauh dari sempurna.
Itulah Ilmu Kasampurnaan.
Ilmu mengenal Jati Diri dan Tuhannya.
Ilmu mengembalikan jasmani, nafsani dan ruhani kepada-NYA.
Habis sir dan rasa.
Habis cipta dan karsa.
Manunggal.
Hilang tak bersisa.
Moksa.
CATATAN 1 :
Mohon maaf, Ilmu ini bukan ilmu sembarangan dan juga bukan ilmu untuk kedigdayaan/ kesaktian tetapi ilmu ini adalah ILMU PAMUNGKAS karena inti dari ilmu ini adalah bagaimana membuka dan mengenali rahasia terdalam Sang Jati Diri serta Alam dan kita berkewajiban mengembalikan semuanya kepada Tuhan karena asal semua yang ada itu dari Tuhan, maka semua akan kembali kepada Tuhan dan akan disempurnakan oleh Tuhan. Tuhan Sang Pencipta dan Pemilik Alam Semesta.
Sahabat, dalam pelatihan ini diwajibkan berpuasa terlebih dahulu selama 9 hari X 2 (18 Hari dengan jeda 1 hari ditengah).
Setelah penurunan ilmu ini, akan diberitahukan pertanda 1 tahun, 6 bulan, 3 bulan, 40 hari, 20 hari dan 3 hari dan detik-detiknya kita akan wafat sehingga kita bisa mempersiapkan diri untuk mensucikan seluruh jiwa raga kita terlebih dahulu.
Tapi ingat !!!... ini hanya syariatnya, hakikatnya tetap TUHAN YME yang tahu dan yang menentukan segalanya.
CATATAN 2:
Banyak yang mengira mendapatkan ilmu ini sulit, susah, sukar.
Padahal... sangat gampang...
Sederhana.
Ya... gampang dan sederhana...
Sulit itu karena tidak mau berproses (berpuasa).
Dan setelah mendapatkan ilmu ini, baru deh perlu perjuangan yang konsisten dan persisten dalam pengaplikasiannya.
Kompleks.
Ya... sangat kompleks dalam pengaplikasiannya di dunia ini.
Perlu waktu.
Perlu perjuangan.
perlu ketahanan hati.
Gampang, sederhana namun sangat kompleks.
Karena ilmu ini adalah ilmu yang tak pernah usai dipelajari sampai hayat di kandung badan.
Saudaraku semua, semoga kita senantiasa di rahmati dan selalu mendapatkan hidayah dari TUHAN YANG MAHA ESA. Amien.
BIAYA PELATIHAN SEIKHLASNYA
(Salam...Kang Agus KATUMBIRI BOGOR)

Jumat, 24 Juli 2009

TERAPI PENYEMBUHAN UNTUK MASYARAKAT

KATUMBIRI BOGOR : Penyakit bisa datang kapan saja. Bisa berupa medis, non medis atau psikis. Sebagai sarana untuk pengobatan sekaligus penyembuhan, kami menawarkan solusi terbaik bagi masyarakat yang ingin penyakitnya disembuhkan yaitu dengan TERAPI GABUNGAN ANTARA PEMBUKAAN ENERGI METAFISIKA, TETHA HEALING, CHI/PRANA DAN REFLEKSI. Terapi kami tidak memerlukan obat-obatan ataupun jamu/herbal. Adapun prosesnya adalah dengan dibukanya tombol-tombol energi pasien terlebih dahulu sehingga pasien mempunyai kekuatan/energi untuk membuat anti bodi yang berasal dari dirinya sendiri, sehingga pasien dapat mengobati sekaligus menyembuhkan oleh dirinya sendiri. Selain itu, pasien juga diterapi dengan penyaluran CHI/PRANA. Hal ini dilakukan untuk memperkuat dan mempercepat proses kesembuhan pasien. Dalam sesi penyembuhan ini, kami hanya menyentuh tombol energi pasien tidak lebih dari 5 menit, dan hanya memijat telapak kaki, telinga dan telapak tangan pasien saja (di refleksi)..................... Jangan aneh kalau dalam sesi penyembuhan ini, badan pasien akan bereaksi seperti menggigil, bergetar, berkeringat, muntah, tertidur atau sensasi-sensasi lainnya. Tidak perlu khawatir, itu adalah bagian dari proses detoksifikasi energi negatif penyakit ............ Pasien diharuskan mempunyai rasa ikhlas dalam menerima situasi dan kondisi yang diakibatkan penyakit karena dengan keikhlasanlah proses pengobatan dan penyembuhan ini akan berhasil..................... Sebelum proses penyembuhan, BERDOALAH dengan tulus dan meminta maaf atas dosa-dosa yang telah kita perbuat dengan sepenuh hati kepada TUHAN YME dan kepada kedua orangtua kita................................. Selama proses penyembuhan diwajibkan bagi umat muslim untuk berzikir dalam hati dan berdoa dalam hati sesuai keyakinannya masing-masing......................................... Bagi sahabat, keluarga, saudara atau teman-teman sahabat yang ingin diterapi, silahkan langsung menelpon saya untuk menentukan waktu dan tempat terapinya...... CATATAN : Bagi pasien wanita wajib ditemani oleh suami, keluarga atau temannya. (Salam... Kang Agus KATUMBIRI BOGOR)

Kamis, 23 Juli 2009

MENYEMBUHKAN DENGAN KEKUATAN JIWA

Katumbiri Bogor : Mengapa di beri nama KATUMBIRI? Katumbiri dari bahasa Sunda yang artinya adalah pelangi. Pelangi terdiri dari 7 warna. Dalam ilmu metafisika, pelangi adalah siloka/perlambang dari 7 jiwa yang ada dalam tubuh manusia. Jiwa-jiwa inilah yang menuntun kita dalam menjalani hidup dan yang akan di cabut pada akhir hayat nanti. Keikhlasan dan kepasrahan jiwa-jiwa inilah yang akan menuntun kita ke alam kerahayuan/ keselamatan. Dan jiwa-jiwa ini jugalah yang akan membantu proses penyembuhan berbagai penyakit dan rasa sakit yang kita derita.
Jiwa berasal dari ruh. Ruh yang bening dan terang bersinar menghasilkan banyak warna dan menjadi unsur. Unsur ini keluar mengelilingi tubuh raga, tubuh eterik serta tubuh astral manusia dan itulah yang disebut aura dan aura adalah pancaran energi dari sebuah medan energi yang dahsyat. Jika di ibaratkan komputer, ruh adalah energi listrik yang menyalakan, jiwa adalah berbagai program atau perangkat lunak, sedangkan tubuh adalah perangkat kerasnya. Jiwa inilah yang menjalankan semua kehendak dari penggunanya.
Apakah semua makhluk mempunyai jiwa?... ya, pasti. Kalau kursi, meja, kertas, besi, batu, lilin... gimana? punya jiwa jugakah?... ya, punya. Kok punya sih? itu semua kan benda-benda mati?... Tenang... Santai... Mari kita belajar IPA. Semua benda/materi terdiri dari atom-atom. Setuju kan?... dan atom-atom itu hidup. Betul kan?.... Jadi semua benda atau materi yang ada di alam semesta ini adalah makhluk hidup. Berenergi. Berjiwa. Karena jiwa adalah merupakan pesan dan energi yang terpancar dari Ruh (sumber energi). Setuju?...... Alhamdulillah akhirnya setuju.
Jika jiwa adalah pesan dan merupakan pancaran energi, lalu apakah bisa di pakai untuk penyembuhan?... jawabnya bisa. Sangat bisa asal jiwa kita alam kondisi alpha tetha. Ikhlas pasrah. Dalam keadaan ikhlas pasrah, jiwa kita pasti dibantu oleh energi alam yang luar biasa berlimpahnya. Sekali lagi, jangan pakai ilmu yakin tapi harus pakai ilmu ikhlas dan ilmu pasrah. Kekuatan jiwa dalam melakukan proses penyembuhan juga harus di temani oleh fikiran anda. Jiwa dan fikiran berkomunikasi dalam bentuk gelombang. Jiwa anda akan mengirimkan gelombang pesan kepada fikiran anda. Fikiran andalah yang akan menyalurkan chi/prana untuk melakukan proses penyembuhan. Kadang-kadang jiwa anda menyetujui keputusan fikiran anda dan kadang juga tidak. Maka dari itu sebelum melakukan proses penyembuhan, harus kita komunikasikan dan sinkronkan dulu antara jiwa dan fikiran kita. Caranya?... meditasi dulu. Gampang kan?....hehehe.
Untuk diketahui, ada 2 hal utama yang berhubungan dengan berbagai jenis masalah kesehatan anda, pertama yakni adanya kelebihan energi di ruangan diantara sel dan yang ke dua adalah adanya kekurangan energi atau tidak memadainya energi diantara ruang-ruang antar sel. Akibatnya adalah adanya ketidakseimbangan antara unsur di dalam sel dan energi di dalam sel. Sel-sel merasa tertekan dan menyimpan tekanan tersebut. Sel-sel mempunyai jiwa. sel-sel mempunyai fikiran. Jangan aneh jika sel-sel bisa menjadi emosional. Sel-sel bisa merasa sedih, marah, benci, tertekan, tidak bahagia. Ingat sekali lagi sel-sel mempunyai jiwa dan fikiran sehingga hasil akhirnya adalah penyakit dan rasa sakit. Trus hubungannnya dengan jiwa gimana kang Agus?... Sekali lagi, jiwa adalah pesan. Ajak ngomong, buatlah komunikasi yang baik dengan sel-sel. Ajak juga fikiran. Komunikasilah dalam gelombang alpha tetha. Ajaklah bicara dengan baik-baik sel anda, berikan senyum terbaik anda, katakan terimakasih pada sel-sel anda yang sudah sekian lama menemani hidup anda. Setelah itu mintalah sel-sel anda untuk menyembuhkan organ-organ dirinya sendiri. Lha caranya gimana Kang Agus?... tolong sampaikan dengan jelas biar saya dan para pengunjung blog Katumbiri Bogor ini mendapatkan manfaatnya. Tenang bro and sis... sekali lagi tenang. Mohon di simak ya.
Kang Agus akan berikan contoh bagaimana cara berkomunikasi dengan sel-sel yang ada dalam organ tubuh yang sakit. Pertama berdirilah. Ga bisa kang.. kan lagi sakit. Okelah... duduk atau bersila saja. Waduh masih ga bisa Kang. Punggung saya sakit. Wah kalau begitu berbaringlah. Nah ini baru oke Kang. Lanjut.... kemudian perlahan santaikan fikiran anda. Lepas semua beban. Rilekskan wajah anda. Tandanya adalah kening tidak berkerut, pipi mengendur, gigi tidak beradu dan nafas yang ditarik dan dibuang perlahan-lahan mulai panjang dan teratur. Nikmati dan ucapan syukur atas semua karunia TUHAN YME dalam setiap tarikan dan hembusan nafas. Katakan "wahai semua anggota tubuh, kepala, perut, kaki santailah...". Ucapkan dengan tenang penuh perasaan. Setelah itu ucapkan kepada organ yang sakit " wahai organku yang sakit, terima kasih atas pengorbananmu selama ini dan terima kasih untuk rasa santainya saat ini". "Saya mencintai organ tubuh saya yang sakit". "Saya meminta maaf membuatmu sakit". "Jika energi kurang, lebih atau mampet, mohon di aturlah energi dalam dirimu, lancarkan dan seimbangkanlah.". "Jika darah mampet, lancarkanlah". " Jika fikiran tertekan, lancarkanlah". " Jika sakit akut dan kronis, sehatkanlah". "Bergetarlah sel-selku". " Selaraskan energi diantara sel-selmu". "sembuhlah...sembuhlah...sembuhlah...terima kasih...terima kasih...terima kasih".
Metode berbicara secara langsung dengan sel-sel anda atau organ tubuh anda yang sakit adalah metode penyembuhan dengan kekuatan jiwa. Sederhana tapi efektif. Anda akan melihat perubahan-perubahan positif akan terjadi. Sakit akan kembali sembuh. Berapa lama dan berapa kekuatan energi jiwanya?... itu tergantung berapa kadar keikhlasan dan kepasrahan anda.
Wah Kang Agus sudah jelaskan mulai dari awal yaitu mulai dari arti katumbiri (pelangi), ruh, jiwa, sel, atom dll. Mudah-mudahan bisa dimengerti. Mengerti?... Jelas!. Okelah kalau begitu. (Salam... Kang Agus Katumbiri Bogor).

Selasa, 21 Juli 2009

KANKER DAN PENYEMBUHANNYA

Katumbiri Bogor: Tiada hal yang lebih emosional (bingung, sedih, merasa tak berdaya, takut, putus asa) ketika di diagnosis menderita kanker (tumor ganas). Hati pasti terasa sangat hancur. Bayangan kematian menghantui. Ketakutan melanda dengan hebatnya karena belum siap mati dan belum siap meninggalkan semua hal yang ada dalam lingkup kehidupannya.
Berbagai bentuk gangguan emosional itu bahkan melebihi keganasan kanker itu sendiri.
Mengapa terjadi kanker?
Apa penyebab awalnya?
Semua pertanyaan ini pasti banyak menghinggapi kita.
Ada dua faktor yang mengakibatkan kanker.
Faktor pertama yaitu ganguan emosional (kesal, marah, benci, dendam, kesepian atau ada sesuatu keinginan yang belum kesampaian), terutama kurangnya keikhlasan dan kepasrahan dalam menjalankan hidup. Faktor yang kedua adalah faktor genetik, lingkungan, pola makan, kurang olahraga.
Secara detilnya kanker disebabkan oleh adanya penumpukan atau kelebihan energi terkumpul diruang-ruang diantara sel-sel sehingga menyebabkan penyumbatan energi. Energi-energi ini mempunyai kerapatan tinggi sehingga tidak dapat mengalir ke sel-sel organ tubuh yang lain dengan cepat.
Penyumbatan energi inilah akan mengakibatkan Bentuk, Membran dan Inti sel akan mengalami perubahan. Penyumbatan energi inilah awal menjadikannya sel-sel penyebab kanker dan kemudian berkembang biak menjadi sel-sel kanker.
Dengan kata lain, energi ini akan selalu memproduksi sel-sel kanker baru dengan sendirinya dan memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan / organ tubuh yang berdekatan.
Solusinya gimana dong????..... Solusinya adalah:
1. Melepaskan semua gangguan emosional (kesal, marah, benci, dendam dll).
2. Berdoa kepada TUHAN dengan doa yang tidak meminta dan doa yang tidak memaksa.
3. Pasrahkan, ikhlaskan dan ucapkan terimakasih kepada Tuhan YME atas semua hal yang sudah, sedang dan akan terjadi dalam hidup ini.
4. Jangan jadikan anda budak dari ketakutan. Nikmati hidup, tersenyumlah dan tertawalah dengan riang gembira.
5. Berusaha menyembuhkan oleh diri sendiri. Caranya adalah : Dengan mengurangi penyumbatan energi yang tidak lancar dengan cara di alirkan kelebihan energi itu ke organ tubuh lain yang memerlukan energi atau juga bisa kita buang energi tersebut lalu bersihkan organ-organ yang dihinggapi kanker tersebut dengan cara mengibaskan tangan ke arah organ tubuh yang dihinggapi kanker atau di buang dengan teknik grounding.
Setelah itu, dengan jari telunjuk tangan kanan, tunjuklah dimana kanker itu bersarang. Tarik nafas... simpan diperut 3 hitungan... lepaskan nafas dengan perlahan lewat mulut. Bayangkan ada sebuah aliran energi melalui telunjuk tangan kanan memancar ke arah kanker tersebut. Bayangkan energi tersebut menggetarkan dengan cepat sel-sel kanker. Bayangkan pemancaran energi ini akan menyebabkan penyumbatan/kerapatan energi di antara sel-sel itu berkurang dan mengalir ke organ-organ tubuh yang lain.
Tidak usyah khawatir, energi disekitar kankerlah yang dipindahkan atau dialirkan dan bukan sel-sel kankernya.
Jika energi ini mengalir terus menerus, sel-sel kanker secara berangsur angsur akan berubah menjadi sel-sel kanker yang normal.
Teknik penyembuhan oleh diri sendiri ini haruslah di lakukan secara konsisten agar kanker dapat di hilangkan/disembuhkan dengan cepat.
Perlu waktu berapa lama Kang Agus?.... Wah, itu sih tergantung ke-konsistenan dalam melakukan terapi Medis (Dokter) dan Non Medis (Praktisi energi chi/prana/ki, akupresur, refleksi, herbalis) dan terapi Psikis (Psikolog, Psikiater, Hipnoterapis) dan yang terpenting adalah tergantung tingkat keikhlasan dan kepasrahan anda dalam berdoa dan menjalankan hidup. Itu saja.
Mudah-mudahan bermanfaat. Amien.
(Salam... Kang Agus Katumbiri Bogor).

Rabu, 08 Juli 2009

AKUPRESUR / REFLEKSI DI KATUMBIRI BOGOR

Akupresur adalah sebuah teknik pengobatan yang berasal dari negeri tiongkok sedangkan refleksi adalah sebutan dari dunia barat. Akupresur/refleksi adalah bagian dari terapi komplementer (pelengkap). Tekniknya dengan memberikan pijatan/penekanan pada titik-titik syaraf tertentu pada tubuh manusia dengan menggunakan jari, siku, kayu, gading atau tuang hewan yang dibentuk. Tujuan pemijatan/penekanan ini adalah untuk memperlancar aliran darah dan energi vital/chi sehingga terjadi proses penyembuhan dengan cepat berbagai penyakit. Kita tahu dan faham ternyata penyakit itu timbul karena adanya gangguan, ketidakseimbangan atau tersumbatnya aliran darah (penyakit medis), aliran energi vital/chi (penyakit non medis) serta terganggunya fikiran seseorang (penyakit psikis). akupresur/refleksi memiliki kelebihan dibanding teknik penyembuhan yang lain yaitu tidak menggunakan obat-obatan dan jamu-jamuan untuk proses penyembuhannya. Hal ini dikarenakan tubuh dapat memproduksi sendiri anti panas dingin, anti biotik, anti rasa sakit, anti depresan dll
Di Katumbiri Bogor, pasien tidak hanya ditekan/dipijat saja tetapi juga diselingi oleh teknik “sentilan, tepukan dan tamparan” yang dapat mempercepat proses penyembuhan dan juga ada pencabutan energi/chi kotor serta pentransferan energi/chi yang bersih (ala chi kung). Disentil dan ditampar?... Sakit dong?... Tenang.... anda tidak akan merasakan rasa sakit seperti yang anda bayangkan. Klo ga percaya silahkan buktikan sendiri. Yang ada anda akan merasa enak, nyaman, santai, rileks, damai dan segar bugar (banyak yang sudah membuktikannya bahkan tangan terapis sendiri, Kang Agus, yang harus dipijat akibat banyaknya pasien he he he). Hal ini dikarenakan tercapainya relaksasi dalam proses penyembuhan menggunakan akupresur/refleksi ala Katumbiri Bogor.
Manfaat Akupresur/Refleksi tidak hanya untuk penyembuhan saja tetapi juga bermanfaat untuk yang lain seperti :............ 1.Dapat juga mencerdaskan dan meningkatkan daya ingat............................................... 2.Mengurangi ketegangan, kelelahan, stress dan trauma emosional................................ 3.Detoksifikasi racun yang telah lama mengendap dalam tubuh............................. 4.Meningkatkan imunitas/kekebalan tubuh. 5.Harmonisasi aliran chi (Yin dan Yang dalam tubuh dapat diseimbangkan)....................... 6.Menunjang kecantikan (membuat wajah bersih, kencang dan sehat sehingga aura terpancar dengan bagus)............................. 7.Menciptakan fikiran yang positif................. 8.Menyelaraskan mental dan emosional......... 9.Meningkatkan kehidupan seksual............... 10.Mempercepat penyembuhan dan pemulihan kembali gerak otot motorik (untuk stroke).... 11.Tidak memakai jarum sehingga anda tidak merasa takut dan ngeri...............................
PENYAKIT-PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN AKUPRESUR/REFLEKSI : ketegangan, pegalpegal, keletihan, kemarahan, cemas, stress, depresi, nyeri leher, nyeri sandi, migren, sakit kepala, vertigo, masuk angin, insomnia, penuaan dini, kembung, sakit punggung, sembelit, susah BAK/BAB, nyeri sendi, rematik, asam urat, sesak nafas (flu, asma, bronkhitis), demam, kencing manis, darah tinggi, hepatitis, jantung koroner, gagal ginjal, stroke, kanker (asal yang belum pecah), dan penyakit lainnya.
NB: Ibarat mobil atau motor setelah sekian lama dipergunakan tentunya harus di servis agar enak dipergunakan kembali. Begitupun dengan tubuh. Tubuh juga perlu di servis secara berkala. Badan raganya di servis dengan akupresur/refleksi di seluruh bagian badan raga dan servis untuk jiwa silahkan perbanyak aktifitas keyakinan anda. Kalau di Katumbiri Bogor, servis jiwa adalah dengan pengaktifan energi, diselaraskan aliran energinya, diturunkan gelombang otaknya dengan bantuan hipnoterapi dan brainware sehingga diharapkan tercapai ketenangan dan keheningan jiwa/bathin anda. (Salam... Kang Agus Katumbiri Bogor).

Kamis, 02 Juli 2009

HAL-HAL YANG MENENTUKAN DALAM BELAJAR METAFISIKA

KATUMBIRI BOGOR :
Banyak orang yang merasa belum bisa, tidak bisa dan merasa gagal dalam belajar ilmu metafisika. Hal ini dimungkinkan karena mereka belum mengerti inti dari ilmu metafisika. Banyak yang berfikiran jika sudah ikut perguruan ini itu langsung bisa. Hal tersebut tidak tepat. Semua butuh proses.
Posisi orang yang mengajarkan ilmu metafisika itu ibarat guru di kelas. Guru memberikan pelajaran kepada semua murid dengan bahan dan metode yang sama akan tetapi tidak semua murid dapat mengikuti pelajaran yang diberikan guru didalam kelas karena banyak faktor yang menentukan seperti : waktu yang singkat dalam belajar dikelas, stamina dan kesehatan, daya tangkap dan kecerdasan, keuletan dalam belajar dan bertanya, sabar dalam mendengarkan dan mempraktekkan, konsentrasi dalam mengikuti pelajaran, bakat dan senangnya di pelajaran apa, dan banyak lagi.
Sekali lagi semua kembali kepada keuletan, kesabaran dan kesungguhan masing-masing murid.
Ada beberapa faktor yang paling menentukan berhasil tidaknya dalam belajar ilmu metafisika.
Antara lain :...
1. IKHLASKAN (bukan YAKIN) : Banyak sekali yang belajar ilmu metafisika mempunyai hasrat (nafsu) yang besar untuk segera dapat menguasai dan mendapat manfaat dari ilmu yang didapat. Harap di ingat, semakin kita bernafsu semakin kita tidak memperoleh energi dan hasil, bahkan bisa mengakibatkan kehilangan energi dan momentum. Coba setiap kali jika kita ingin, akan atau sudah mempraktekkan salah satu dari pemanfaatan ilmu metafisika (misalkan keinginan untuk segera punya jodoh) setelah kita mengumpulkan energi plus diiringi afirmasi/ doa segera kita langsung lemparkan energinya ke alam semesta. Jangan mengingat-ingat lagi, jangan bernafsu memperoleh hasil dengan cepat, segera mengikhlaskan diri, pasrahkan dan serahkan pada alam. Biarkan alam yang bekerja dan itu membutuhkan proses dalam pembentukannya. Demi masa. Dan ingat, serahkan semua itu kepada TUHAN YME karena biar bagaimanapun semua itu harus ada ijin dan ridhoNYA.
2. PROSES PEN-CHARGER-AN : Seperti HP, digunakan atau tidak digunakan, energi dalam baterai pasti menurun dan harus selalu di charge. Demikian juga dengan energi. Setelah melaksanakan proses pembangkitan dan pengaktifan, energi kitapun harus selalu di charge. Omong kosong jika kita punya energi yang besar tanpa selalu melakukan proses pen-charger-an energi sesuai yang diajarkan secara konsisten dan persisten.
3. SABAR DAN TABAH : Jika kita akan, sedang bahkan sudah mengamalkan ilmu metafisika maka kesabaran dan ketabahan harus ada dalam diri kita. Banyak dari kita merasa kecewa, merasa tidak bisa, merasa gagal, bertumbangan dan akhirnya menyalahkan ilmu dan orang yang sudah bersusah payah memberikan dan mengajarkan ilmunya. Mereka tidak menyadari bahwa ada seleksi alam untuk menentukan bersih tidaknya niat dan menentukan kuat lemahnya bathin kita dalam proses pencapaian maksud.
4. NAFSU YANG BESAR (INGIN INSTAN HASILNYA) : Instan dalam proses pembangkitan dan pengaktifan energi adalah memungkinkan tapi untuk cepat memperoleh hasil dari suatu maksud itu tetap butuh proses. Banyak yang menduga bahwa sekali saja datang dan belajar ilmu metafisika ke suatu tempat/perguruan itu langsung bisa. Itu kurang tepat. Bagaimanapun kita butuh pengorbanan, ketekunan, kesabaran, ketabahan dalam proses pemanfaatan energi metafisika. Ingat, semakin kita bernafsu semakin kita akan kehilangan manfaat dan momentumnya.
5. KEPEKAAN DAN KERAGUAN : Kepekaan itu penting tapi bukan yang utama. Pada saat proses pembangkitan dan pengaktifan energi ada beberapa orang (persentasenya kecil) yang merasa tidak merasakan adanya sensasi-sensasi (hawa hangat, dingin, setrum kecil, getaran, gerakan dll) dan ketiadaan kepekaan itu tidak menjadi masalah karena yang terpenting adalah praktek pembuktian bahwa energi metafisika sudah bangkit dan aktif pada saat setelah proses pembangkitan energi dilakukan. 100 persen pasti bisa melakukan praktek pembuktian tersebut (jujur saja, anda yang pernah datang ke Katumbiri Bogor pasti sudah mempraktekkan dan membuktikan adanya energi setelah pembangkitan dan pengaktifannya kan? ). Jadi sekali lagi kepekaan bukan hal yang utama.
Sayangnya setelah proses pembangkitan dan pulang dari rumah Kang Agus, banyak yang timbul keraguan.
benar ga ya?....
bisa ga ya saya?....
berfungsi ga ya energi saya?....
bisakah saya manfaatkankah afirmasi/doa yang ada di diktat?...
dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lainnya.
Keraguan datang dan menghinggapi dengan ganasnya.
Padahal Kang Agus sudah menulis di blog Katumbiri Bogor dan sudah sering menekankan pada saat pertemuan bahwa buang saja keraguan, buang saja keyakinan, bangkitkan keikhlasan, bangkitkan kepasrahan (jangan pake ilmu yakin tapi pake ilmu ikhlas) karena pada saat ikhlas dan pasrah itulah sesungguhnya energi bekerja dengan dahsyat. Itu disebabkan daerah kerja rasa ikhlas dan pasrah itu ada di gelombang bawah sadar (alpha, tetha dan delta).
Doa/afirmasi pada saat kondisi sadar (betha) itu kebanyakan adalah doa/afirmasi yang meminta dan memaksa TUHAN. (kata TUHAN... "siapa elu... berdoa minta-minta sambil memaksa." hehehehe).
Coba akses gelombang bawah sadar anda. Akses kondisi tenang, hening dan suwung. Pasrahkan dan ikhlaskan doa/afirmasi dan energi anda kepada alam dan TUHAN YME. Begitu bro and sis.
Sekali lagi, bisa dimengerti?..... he he he......
6. TENANG, HENING DAN SUWUNG : Tidak ada gunanya jika kita selalu mencharge energi setiap hari, tiada gunanya jika kita selalu berpuasa setiap hari, tiada gunanya jika kita rajin membaca wirid, amalan, afirmasi atau doa-doa setiap waktu jika kita tidak dapat mengakses kondisi tenang, hening, suwung (alpha, tetha dan delta). Cara yang cepat untuk mengaksesnya gimana Kang? Ada caranya. Hanya butuh beberapa detik saja. Caranya?... Nanti diberitahu jika ikut pelatihan TETHA HEALING He he he....
CATATAN :
Demikian beberapa faktor yang menentukan dalam belajar dan mengamalkan ilmu metafisika.
Sebagai Praktisi, Kang Agus, dengan segala kerendahan hati mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam prosesnya masih belum bisa memuaskan keinginan anda. Sebagai manusia saya akan selalu belajar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Intinya, saya sebagai manusia hanyalah manusia biasa yang mempunyai banyak keterbatasan.
Dan jangan lupa, sekali lagi, faktor keikhlasan dan kesabaran anda serta faktor Ijin dan Ridho TUHAN Sang Pencipta, Pemilik dan Penguasa Alam semesta juga sangat menentukan. (Salam... Kang Agus Katumbiri Bogor).

Rabu, 01 Juli 2009

ILMU KEHIDUPAN

KATUMBIRI BOGOR:
SUNGGUH, Ketika kerja keras kita ikut membangun dari sebuah keterpurukan sampai bangkit kembali sudah tidak lagi dihargai..... Saat itulah kita belajar tentang KETULUSAN.
Ketika usaha kita ikut membangun dari kekuatan yang tersisa sudah dinilai tidak penting lagi... Saat itulah kita belajar tentang KEIKHLASAN.
Ketika hati kita terluka sangat dalam karena hujatan, tuduhan, fitnahan, serta pendiskriminasian... Saat itulah kita belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kita merasa lelah dan kecewa... Saat itulah kita belajar tentang KESUNGGUHAN.
Ketika merasa sepi dan sendiri... Saat itulah kita belajar tentang KETANGGUHAN.
Ketika kita harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kita tanggung... Saat itulah kita sedang belajar tentang BERMURAH HATI.
Tetaplah sabar... Teruslah bersemangat...
Lepaskan semua perasaan kecewa, marah, benci dan dendammu...
DOAKAN orang yang telah MENUDUHMU, MEMFITNAHMU, MENYAKITIMU dengan DOA YANG BAIK...
Pasrahkan dan ikhlaskanlah...
Biarkan alam yang menilai...
Yang benar pasti akan bertemu dengan kebenarannya...
Yang salah pasti akan bertemu dengan kesalahan dan hukumannya...
Serahkan semua kepada TUHAN YME...
Selalulah tersenyum...
Teruslah belajar dari pengalaman...
Karena kita sedang menimba ilmu...
Ilmu yang dahsyat...
ILMU KEHIDUPAN.
Catatan : Terimakasih Pak DI anda salah satu sumber inspirasi sekaligus motivator bagi saya. Teruslah memberi asa dan motivasi. Kiranya TUHAN YME senantiasa memberikan yang terbaik untuk anda dan keluarga. Amien.
(Salam... Kang Agus KATUMBIRI BOGOR)

Minggu, 28 Juni 2009

PELATIHAN RADAR KESELAMATAN

KATUMBIRI BOGOR :
Bagi sahabat yang sudah dibangkitkan energi metafisikanya, maka ada suatu cara untuk meningkatkan energi metafisika sahabat sehingga bisa digunakan untuk dapat memiliki kemampuan meradar secara ghaib hal-hal yang akan kita hadapi dan lebih sensitif terhadap energi-energi yang berasal dari luar, baik energi yang positif maupun energi yang negatif.
Hal ini dirasa perlu sehingga kita bisa meminimalisir efek-efek negatif yang akan terjadi kepada diri kita.
Selain itu juga kita dapat mendeteksi orang yang mempunyai niat baik maupun tidak baik.
Jika hendak bepergian maka Radar Keselamatan akan memberikan tanda-tanda atau sensasi energi kepada diri kita sehingga kita dapat melakukan pemagaran diri sebelum bepergian untuk meminimalisir hal-hal yang akan terjadi dalam perjalanan.
Setiap orang mempunyai sensasi/pertanda yang berbeda dari orang lain walaupun pada kebanyakan orang akan memiliki sensasi yang sama.
Kemampuan sahabat dalam meradar secara ghaib mempunyai radius 60 KM/segi.
Radar Keselamatan ini dibangkitkan oleh energi metafisika dalam tubuh sendiri.
Jadi tidak menggunakan atau tidak melibatkan kekuatan yang berasal dari luar seperti kekuatan jin, khodam atau sejenisnya.
Jika sahabat berminat, sahabat dapat menelpon saya secara langsung untuk menentukan tempat dan tanggal pelatihannya.
BIAYA PELATIHANNYA RP. 250.000
(Salam... Kang Agus KATUMBIRI BOGOR)

Sabtu, 27 Juni 2009

MENYEMBUHKAN DIRI SENDIRI DENGAN GETARAN SEL (1)

Pada dunia pengobatan timur dipercaya jika segala penyakit disebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor internal, faktor eksternal dan faktor kecelakaan.
Faktor Internal (dari dalam diri sendiri) yang menyebabkan masalah kesehatan adalah kondisi kondisi emosional seperti kesedihan, kemarahan, ketakutan, duka cita, kecemasan.
Jika kita menderita sakit secara emosional seperti kemarahan biasanya kita malas untuk makan. Hal ini dikarenakan sel-sel hati bergetar dengan hebatnya dan menyebabkan tekanan pada perut sehingga ada rasa kenyang, sakit, tidak punya nafsu makan atau masalah pencernaan lainnya.
Pada beberapa orang saat marah besar dan tidak melepaskan kemarahannya akan mengakibatkan stroke, peradangan, atau tumor pada organ hati atau organ yang lain.
Hal ini disebabkan kemarahan menggetarkan sel-sel hati dengan luar biasa hebatnya sehingga menimbulkan banyak energi negatif dan mengalir ke kepala, wajah memerah dan kepala seperti mau meledak sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi dan akhirnya menyebabkan stroke dan penyakit lainnya.
Faktor Eksternal adalah angin, hawa dingin, hawa panas, udara lembab, udara kering.
Pada saat udara dingin orang mudah terkena penyakit seperti flu, hidung berair, suara serak, sakit kepala, pneumonia, alergi dll. Pada Udara kering menyebabkan mimisan, kulit kering dan pecah-pecah.
Pada saat udara panas dapat menyebabkan kesulitan bernafas, jantung berdetak cepat, pening, sakit kepala dan pada saat udara lembab dan berkabut dapat menyebabkan penyakit tulang dan nyeri sendi.
Faktor Kecelakaan seperti disengat binatang berbisa, terjatuh, terkilir dll.
Pada pengobatan timur pengobatannya adalah dengan mengembalikan fungsi-fungsi tubuh dengan menggunakan bahan-bahan alamiah seperti jamu, akupresur, dan akupunktur.
Lalu bagaimana kita dapat menyembuhkan diri sendiri tanpa tergantung pada apapun dan kepada siapapun?....
Pada dasarnya kita memiliki sistim penyembuhan diri sendiri.
Kita sudah mengalaminya sendiri beberapa kali dalam hidup kita akan penyembuhan diri sendiri.
Sebagai contoh Saat kita mengalami kaki terkilir/keseleo kita mungkin akan mencoba mengobati dengan cara menempelkan es atau obat gosok pada bagian yang bengkak namun pada dasarnya seiring waktu bengkak tersebut akan akan berkurang dan akhirnya menghilang seiring dengan rasa sakitnya begitupun dengan sakit flu misalnya.
Kita harus menyadari bahwa kondisi kesehatan yang buruk banyak disebabkan oleh ketidaksesuaian atau ketidakseimbangan sistim energi tubuh.
Menemukan sistim sumber ketidakseimbangan tersebut dan menemukan sumber energi untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh kita dengan melancarkan aliran energi dan pemindahan energi melalui getaran sel adalah kunci untuk melakukan pengobatan diri sendiri.
Dalam ilmu biologi sel didefisikan sebagai bagian terkecil dari tubuh manusia yang berfungsi independen.
Mandiri.
Sebuah sel terdiri dari selaput/membran sel, nukleus/inti sel, sitoplasma, DNA, RNA, mitokondria dan bagian-bagian lainnya. Sel-sel yang hidup ini memiliki fungsi seperti perlindungan, pembuangan, pertahanan tubuh, reproduksi, penyerapan dan eliminasi.
Dalam menjalankan fungsinya tersebut, sel-sel bergetar, melebar, mengkerut, berputar, bergoyang dan berguncang setiap waktu. Beberapa gerakan sel merupakan gerakan konsiten dan lainnya adalah gerakan acak.
Semua aktifitas sel-sel itu menghasilkan ENERGI (CHI).
Sel-sel bergetar lebih kuat saat kita mempunyai energi yang tinggi dan akan mempengaruhi sel-sel yang ada didekatnya (tubuh kita dan tubuh orang lain) untuk bergetar dan bergerak dengan cara yang sama.
Fenomena ini disebut dengan GETARAN SIMPATIK.
Sel-sel yang sangat aktif akan menghasilkan energi yang sangat besar disuatu arel tubuh kita. Saat energi yang terkumpul itu semakin membesar untuk dialirkan kebagian tubuh yang lain maka penyumbatan akan terjadi sehingga menyebabkan kondisi kesehatan akan mulai memburuk.
Sel-sel yang bergetar berlebihan akan menyebabkan penyakit kronis, infeksi, peradangan, kanker, serangan jantung, hipertensi, stroke, pertumbuhan yang abnormal dan hiperaktif organ.
Jika sel-sel bergetar dengan sangat lambat maka akan terjadi kemunduran fungsi-fungsi organ, berkurangnya kekebalan tubuh, alzheimer, osteoporosis, edemi, mudah capek dan lemah tubuh.
Demikian. Semoga bermanfaat.
(Salam...Kang Agus Katumbiri Bogor).